<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Azmiel's Weblog</title>
	<atom:link href="http://azmiel.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://azmiel.wordpress.com</link>
	<description>Ordinary dream from ordinary person, to get extra ordinary life</description>
	<lastBuildDate>Sat, 05 Apr 2008 01:56:04 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='azmiel.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/7c9c276126e41e4983c2f20c13704a25?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Azmiel's Weblog</title>
		<link>http://azmiel.wordpress.com</link>
	</image>
			<item>
		<title>Berpolitik adalah dosa ? Menurutmu bagaimana?</title>
		<link>http://azmiel.wordpress.com/2008/03/30/berpolitik-adalah-dosa-menurutmu-bagaimana/</link>
		<comments>http://azmiel.wordpress.com/2008/03/30/berpolitik-adalah-dosa-menurutmu-bagaimana/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 30 Mar 2008 10:16:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>azmiel</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[demokrasi]]></category>
		<category><![CDATA[kkn]]></category>
		<category><![CDATA[korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[politic]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[suap]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://azmiel.wordpress.com/2008/03/30/berpolitik-adalah-dosa-menurutmu-bagaimana/</guid>
		<description><![CDATA[Ketika sekarang media begitu heboh dengan kasus BLBI, ada sebuah kasus yang sedang disidangkan yang entah mengapa tidak terlalu terdengar beritanya. Padahal ada pelajaran yang berharga yang bisa kita ambil untuk kehidupan bangsa ini menjadi lebih baik.
Kasus ini begitu membuat nurani ini semakin miris dan spektis akan demokrasi jahiliyah yang dianut bangsa ini. Ketika seorang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azmiel.wordpress.com&blog=3289172&post=23&subd=azmiel&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Ketika sekarang media begitu heboh dengan kasus BLBI, ada sebuah kasus yang sedang disidangkan yang entah mengapa tidak terlalu terdengar beritanya. Padahal ada pelajaran yang berharga yang bisa kita ambil untuk kehidupan bangsa ini menjadi lebih baik.</p>
<p>Kasus ini begitu membuat nurani ini semakin miris dan spektis akan demokrasi jahiliyah yang dianut bangsa ini. Ketika seorang yang begitu terhormat, penuh idealisme, menjadi panutan tiba-tiba menjadi begitu rendah dan kehilangan martabatnya setelah terjun kedunia politik. Meski kehormatan itu masih tersisa ketika kejujuran masih ada.</p>
<p><span id="more-23"></span>Kasus yang saya angkat adalah kasus suap proyek Gedung Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) senilai 1,5 milyar tahun 2004. Yang melibatkan anggota Komisi VIII DPR RI periode 2000-2004 Bpk Adenan Razak.</p>
<p>Bpk. Adenan Razak adalah seorang tokoh Muhammadiyah Kalimantan selatan yang sangat dihormati dan jiwa sosialnya begitu tinggi. Beliau adalah guru sekaligus sahabat ayah saya (alm), masih sdr sgar dalam ingatan saya sekitar duapuluh tahun yang lalu ketika saya masih SD, anak beliau adalah teman bermain saya setiap shalat Jum&#8217;at di masjid yang sekarang menjadi gedung Bank Mandiri di Banjarmasin. Beliau adalah kontraktor sukses yang bahkan membantu untuk memindahkan masjid tersebut ke lokasi baru.</p>
<p>Bahkan untuk urusan  dakwah, beliau dengan ikhlas membelikan motor baru untuk ayah saya yang ketika itu mendapat musibah kecurian motor di masjid.  Agar mobilitas ayah saya sebagai da&#8217;i tidak terhambat.</p>
<p>Dua puluh tahun berlalu,  ketika hingar-bingar reformasi yang memunculkan ratusan partai politik baru yang semuanya &#8220;menggombali&#8221; mengatasnamakan rakyat (entah rakyat yang mana), Pak Adenan pun akhirnya ikut bercebur berbasah-basah berkendara dengan partai politik, yang hasilnya beliau terpilih menjadi anggota DPR RI yang katanya terhormat.</p>
<p>Apa lacur untuk bisa masuk kekancah dewan yang katanya terhormat ternyata memerlukan modal yang lebih besar dari modal untuk membuka bisnis rental alat berat. Terpaksa ngutang adalah jalan pintas. Akhirnya untuk membayar hutang untuk  kampanye dll, &#8220;khilaf&#8221; menerima suap dari kontraktor untuk memuluskan proyek tersebut.</p>
<p>Tapi Pak Adenan masih memiliki hati dan kehormatan, beliaupun mengakui dosa tersebut tanpa harus menunggu penyelidikan dari pihak yang berwajib.</p>
<p>Jika saja seorang Adenan Razak yang mengerti akhlak dan agama saja bisa terperosok ketika berteman dengan politik,  maka bagaimana dengan bapak-bapak berdasi lainnya, boro-boro ngaku, malah KKN jadi Hobi. Bahkan menjadi pendekar  212 (2 tahun balikin modal, 1 tahun cari muka sok mengurusi rakyat, 2 tahun cari modal agar bisa terpilih lagi).Semoga saja prasangka saya salah,wallahu &#8216;alam.</p>
<p>Benarlah  pepatah arab yang mengatakan, berteman dengan tukang parfum maka akan ikut harum, berteman dengan tukang besi akan kebagian hitamnya.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/azmiel.wordpress.com/23/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/azmiel.wordpress.com/23/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/azmiel.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/azmiel.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/azmiel.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/azmiel.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/azmiel.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/azmiel.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/azmiel.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/azmiel.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/azmiel.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/azmiel.wordpress.com/23/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azmiel.wordpress.com&blog=3289172&post=23&subd=azmiel&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://azmiel.wordpress.com/2008/03/30/berpolitik-adalah-dosa-menurutmu-bagaimana/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/90a4de0add054bb03b285380403d01d9?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">azmiel</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sebuah pelajaran untuk ku</title>
		<link>http://azmiel.wordpress.com/2008/03/28/sebuah-pelajaran-untuk-ku/</link>
		<comments>http://azmiel.wordpress.com/2008/03/28/sebuah-pelajaran-untuk-ku/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 28 Mar 2008 08:05:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>azmiel</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[guru]]></category>
		<category><![CDATA[ibroh]]></category>
		<category><![CDATA[love]]></category>
		<category><![CDATA[pelajaran]]></category>
		<category><![CDATA[pengalaman]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://azmiel.wordpress.com/?p=21</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa waktu lalu seperti biasanya setiap istirahat kerja aku selalu ketempat Mama tercinta, karena selain rumah beliau dekat dengan kantorku juga sekalian numpang makan siang. Bukannya bermaksud untuk ngirit. Tapi bagaimana pun ketika orang tua melihat anaknya begitu lahap menyantap hidangan yang sengaja dimasak untuk anak-anaknya. Mereka akan begitu bahagia karena jerih payahnya dihargai. Paling [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azmiel.wordpress.com&blog=3289172&post=21&subd=azmiel&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Beberapa waktu lalu seperti biasanya setiap istirahat kerja aku selalu ketempat Mama tercinta, karena selain rumah beliau dekat dengan kantorku juga sekalian numpang makan siang. Bukannya bermaksud untuk ngirit. Tapi bagaimana pun ketika orang tua melihat anaknya begitu lahap menyantap hidangan yang sengaja dimasak untuk anak-anaknya. Mereka akan begitu bahagia karena jerih payahnya dihargai. Paling tidak untuk sementara ini hanya itu yang bisa aku lakukan untuk Mama tersayang yang dengan penuh perjuangan membesarkan aku dan tiga adik-adikku seorang diri, karena Ayah kami meninggal dunia ketika aku masih umur belasan. Sungguh takkan terbayar jasa Mama terhadap kami meski gunung emas kami persembahkan untuknya. Ya Allah balaslah jasa Ibu Bapak ku dengan surgaMu.<span id="more-21"></span></p>
<p>Pada saat makan siang itu seperti biasanya kami ngobrol tentang banyak hal. Kali ini tentang korupsi. Kebetulan saat ini ada kasus korupsi dana pendidikan yang menjerat petinggi Diknas provinsi. Di Majelis Ta&#8217;lim mamaku ada kerabat dari tersangka tersebut dan katanya sih juga termasuk kalangan pejabat juga.<br />
Si ibu kerabat tersangka ini berkomentar bahwa tidak seharusnya kerabatnya itu ditahan dan dipenjarakan, katanya kalau duit yang diembat itu miliyaran sih tidak masalah, ini paling duitnya cuma 300 jutaan.<br />
Masya Allah, coba anda bayangkan bagaimana ketika uang haram sudah mendarah daging. Dosa pun disepelekan, seolah-olah kehidupan itu abadi.   Mamaku pun mengomentari coba si Ibu pejabat itu bilang cuma 300 juta. Padalah Mama buat beli Gas Elpiji yang habis aja pusing mencarikan duitnya belum lagi stocknya kosong harganya jadi naik (Sabar Mah, Insya Allah pertengahan tahun ini rezekiku tambah bagus. Jadi bisa bantu Mama). Aku pun tersenyum miris mendengarnya. (Alhamdulillah dari kecil aku ngga minat tuh untuk jadi PNS, karena aku takut tidak kuat iman)</p>
<p>Setalah sholat Dzuhur akupun segera hendak kembali ke kantor. Sekonyong-konyong kulihat seorang bapak tua yang menuntun sepedanya tertatih-tatih, terlihat begitu letih. Kata Mamaku mungkin dia lagi mencari kerjaan buat membersihkan halaman. Secara otomatis tanganku langsung engambil dompet. dan mencabut selembar duit lima ribuan yang tersisa didompetku. Sambil pelan aku membawa motorku kulihat bapak tua tadi mencoba untuk menawarkan jasanya kepada tetanggaku, kedekati beliau kemudian kuserahkan uang yang nilainya memang sangat kecil.  sungguh pemandangan yang mengharukan ketika seorang tua masih mau untuk bekerja, meski sebenarnya ia boleh untuk mengemis. Inilah tangan surga yang pantas untuk dicium. Aku teringat sebuah hadist dimana Rasullulah salallahu &#8216;alaihi wassalam pernah mencium tangan bau seorang pekerja akrena ia malu untuk mengemis,dengan mengatkan bahwa inilah tangan-tangan penghuni surga.<br />
Ditengah perjalanan aku singgah ke sebuah kios kecil kepunyaan seorang tua yang sekitar 8 bulan ini tidak pernah kelihatan. Kutanyakan kemana saja beliau selama ini karena kusangka beliau sakit. Tapi jawaban beliau sungguh mengejutkanku. beliau mengatakan habis pulang dari tanah suci Mekkah, umroh sekaligus menunaikan ibadah haji. Dan hebatnya lagi beliau diberangkatkan oleh anak-anak beliau meski menggunakan paspor visa umroh.</p>
<p>Pelajaran yang kudapatkan adalah:<br />
1. Ketika kita mencari nafkah dengan jalan yang zalim maka hati ini akan keras seperti batu, seperti firman Allah, mereka buta dan tuli. Tak perduli apakah itu halal atau haram selama ada kesempatan hajar terus. Sampai nanti pintu tobat tertutup kala malaikat maut datang. Sebuah keniscayaan yang ada ditengah kita. Para orang kaya, pejabat korup begitu enteng menghamburkan duit hanya untuk tanaman anthurium yang harganya sampai miliyaran, plesir sana-sini,sedangkan begitu banyak tetangga dan saudara kita yang kelaparan bahkan sampai meninggal</p>
<p>2. Bagaimanapun susahnya kehidupan sabar dan shalat adalah penolong dan syukur adalah pintu kemudahan.<br />
3. Jangan pernah putus asa akan Rahmat Allah, si Ibu kios saja bisa naik haji.<br />
4. Berbagi dengan orang lain adalah pintu kebahagian. Ketika harta kita selalu kita sisihkan. Insya Allah hati ini akan lembut dan mata hati kita menjadi lebih sensitif untuk melihat kebahagiaan.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/azmiel.wordpress.com/21/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/azmiel.wordpress.com/21/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/azmiel.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/azmiel.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/azmiel.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/azmiel.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/azmiel.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/azmiel.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/azmiel.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/azmiel.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/azmiel.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/azmiel.wordpress.com/21/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azmiel.wordpress.com&blog=3289172&post=21&subd=azmiel&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://azmiel.wordpress.com/2008/03/28/sebuah-pelajaran-untuk-ku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/90a4de0add054bb03b285380403d01d9?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">azmiel</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hello world!</title>
		<link>http://azmiel.wordpress.com/2008/03/27/hello-world/</link>
		<comments>http://azmiel.wordpress.com/2008/03/27/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 27 Mar 2008 03:58:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>azmiel</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Tebarkan salam]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Assalamu&#8217;alaikum,
Ini post pertama saya diblog ini, disela kerjaan yang menumpuk, beban makin berat, harga tambah mahal,  yah..sengaja blog ini saya buat sebagai tempat untuk keluh kesah dan harapan.
Semoga saja blog ini bisa membawa manfaat bagi saya, dan siapa saja yang berkunjung. Jangan ragu untuk berkomentar, selama itu dilakukan secara santun dan bersahabat.  Kritik yang konstruktif [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azmiel.wordpress.com&blog=3289172&post=1&subd=azmiel&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Assalamu&#8217;alaikum,</p>
<p>Ini post pertama saya diblog ini, disela kerjaan yang menumpuk, beban makin berat, harga tambah mahal,  yah..sengaja blog ini saya buat sebagai tempat untuk keluh kesah dan harapan.</p>
<p><span id="more-1"></span>Semoga saja blog ini bisa membawa manfaat bagi saya, dan siapa saja yang berkunjung. Jangan ragu untuk berkomentar, selama itu dilakukan secara santun dan bersahabat.  Kritik yang konstruktif lebih bermakna dan mengena dari pada kritik sumpah serapah yang menghabiskan energi dan melemaskan semangat.</p>
<p>Salam  persahabatan</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/azmiel.wordpress.com/1/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/azmiel.wordpress.com/1/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/azmiel.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/azmiel.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/azmiel.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/azmiel.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/azmiel.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/azmiel.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/azmiel.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/azmiel.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/azmiel.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/azmiel.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azmiel.wordpress.com&blog=3289172&post=1&subd=azmiel&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://azmiel.wordpress.com/2008/03/27/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/90a4de0add054bb03b285380403d01d9?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">azmiel</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>DENGAN SEDEKAH, HIDUP LEBIH BERKAH</title>
		<link>http://azmiel.wordpress.com/2008/02/19/dengan-sedekah-hidup-lebih-berkah/</link>
		<comments>http://azmiel.wordpress.com/2008/02/19/dengan-sedekah-hidup-lebih-berkah/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 19 Feb 2008 05:19:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>azmiel</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[inspirasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://azmiel.wordpress.com/2008/02/19/dengan-sedekah-hidup-lebih-berkah/</guid>
		<description><![CDATA[Oleh: Aep Saepulloh Darusmanwiati
Kabsyah al-Anmary berkata: &#8220;Saya mendengar Rasulullah saw bersabda: &#8220;Ada tiga hal di mana aku bersumpah  di dalamnya; pertama, harta seorang hamba tidak akan pernah berkurang lantaran gemar bersedekah. Kedua, tidak ada seorang hamba pun yang sabar ketika dianiaya oleh orang lain, melainkan Allah akan menambahkan kemuliaan kepadanya. Ketiga, tidak ada seorang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azmiel.wordpress.com&blog=3289172&post=18&subd=azmiel&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Oleh: Aep Saepulloh Darusmanwiati</p>
<p>Kabsyah al-Anmary berkata: &#8220;Saya mendengar Rasulullah saw bersabda: &#8220;Ada tiga hal di mana aku bersumpah  di dalamnya; pertama, harta seorang hamba tidak akan pernah berkurang lantaran gemar bersedekah. Kedua, tidak ada seorang hamba pun yang sabar ketika dianiaya oleh orang lain, melainkan Allah akan menambahkan kemuliaan kepadanya. Ketiga, tidak ada seorang hamba pun yang membuat kericuhan dan onar, melainkan Allah akan membukakan pintu kefakiran kepadanya&#8221; (HR. Ahmad).<span id="more-18"></span><br />
Subhanallah, Rasulullah saw sampai bersumpah ketika berbicara masalah sedekah. Secara tidak langsung, hadits di atas menegaskan, wahai ummat manusia siapapun anda, dari mana pun anda, di mana pun anda, ketahuilah bahwa harta seseorang tidak akan pernah berkurang lantaran sedekah. Mungkinkah Rasulullah saw menyalahi sumpahnya? Tentu tidak.</p>
<p>Dalam surat al-An&#8217;am ayat 160, Allah berfirman: &#8220;Barangsiapa membawa amal yang baik, maka baginya (pahala) sepuluh kali lipat amalnya&#8221;. Dan sedekah merupakan amal yang baik. Oleh karena itu, mereka yang bersedekah le. 100, maka minimal Allah  akan membalasnya dengan le 1000. Mereka yang bersedekah USD 50, Allah akan menggantikannya dengan USD 500. Semakin besar sedekah yang dikeluarkan, semakin besar pula balasan dari Allah yang akan diperolehnya. Ingat sekali lagi, semua itu adalah janji Allah dan RasulNya, dan tentu Allah dan RasulNya tidak akan menyalahi janjinya.<br />
Suatu hari Fatimah az-Zahra, sangat menginginkan buah delima. Ali bin Abi Thalib segera berangkat ke pasar mencari buah delima dimaksud. Mengingat uang yang dimilikinya saat itu sangat terbatas, Ali hanya dapat membelikannya satu buah saja. Di tengah jalan, datang seorang sangat miskin yang menginginkan buah delima. Ali lalu memberikan setengahnya. Sampai di rumah, Ali menceritakan kepada Fatimah mengapa buah delima yang dibawanya tinggal setengah.<br />
Selang beberapa lama, terdengar seseorang mengetuk pintu. Begitu dibuka, ternyata Salman al-Farisy berdiri di depan pintu membawa sembilan buah delima.<br />
Rasulullah saw mengutus Salman untuk memberikan sepuluh buah delima, hanya Salman menyembunyikan satu buah, sehingga yang dibawa hanya sembilan buah saja. Salman lalu berkata: &#8220;Ini ada buah delima dari Rasulullah saw untuk Fatimah&#8221;. Ali lalu berkata: &#8220;Kalau ini benar dari Rasulullah saw jumlahnya pasti sepuluh buah bukan sembilan&#8221;.<br />
Mendengar itu, Salman kaget lalu berkata: &#8220;Bagaimana kamu tahu wahai Ali?&#8221;. Ali menjawab: &#8220;Karena saya ingat firman Allah yang berbunyi: &#8220;&#8221;Barangsiapa membawa amal yang baik, maka baginya (pahala) sepuluh kali lipat amalnya&#8221;.<br />
Bukan hanya akan dilipatgandakan balasannya, orang yang rajin bersedekah juga akan dihindarkan dari segala macam bencana dan malapetaka. Rasulullah saw bersabda: &#8220;Obatilah orang-orang sakit kalian dengan sedekah&#8221; (HR. Ahmad).<br />
Al-Alamah al-Yafi&#8217; dalam bukunya at-Targhib wat Tarhib menuturkan sebuah kisah, pada masa Nabi Shaleh as, hiduplah seorang laki-laki tukang tato yang suka merusak pakaian orang-orang. Sekelompok orang lalu menemui Nabi Shaleh dan berkata: &#8220;Wahai Nabiyallah, doakan si tukang tato itu agar ditimpa musibah, karena dia suka merusak baju-baju kami&#8221;. Nabi Shaleh lalu berdoa agar tukang tato itu tidak dapat pulang dengan selamat.<br />
Namun, sore harinya, Nabi Shaleh kaget, ketika melihat tukang tato itu pulang membawa bundelan dengan selamat padahal dalam bundelannya itu ada seekor ular ganas berbisa. Nabi Shaleh lalu bertanya: &#8220;Apa yang kamu lakukan tadi pagi ketika berangkat?&#8221;. Tukang tato itu menjawab: &#8220;Saya pergi membawa dua buah roti, lalu salah satu roti saya sedekahkan, dan yang satunya lagi saya makan&#8221;. Nabi Shaleh lalu berkata: &#8220;Benar, Allah telah menyelamatkan kamu dari bahaya dan malapetaka ular yang sembunyi di dalam buntelan kamu itu lantaran sedekah yang kamu keluarkan. Pergi dan bertaubatlah kepada Allah&#8221;. Tukang tato itu pun bertaubat dan tidak melakukan perbuatan jahatnya lagi.<br />
Sungguh luar biasa keajaiban sedekah. Saking luar biasanya, Ibnu Qayyim dalam bukunya Zadul Ma&#8217;ad mengatakan: &#8220;Dalam sedekah itu terdapat banyak hal luar biasa, termasuk dapat menolak beragam bencana dan malapetaka, sekalipun yang sedekah tersebut orang durhaka, banyak berbuat aniaya atau orang kafir. Allah akan menolak segala macam bencana dan malapetaka. Hal ini sudah menjadi rahasia umum, semua orang sudah mengetahuinya baik orang awam ataupun yang berpendidikan, karena seluruh penduduk bumi telah mengakui kehebatan sedekah ini sekaligus telah mencoba dan mengalaminya&#8221;.<br />
Mengingat banyak manfaat dari sedekah ini, pengarang kitab Tanbihul Ghafilin, Imam Samarqandy mengatakan: &#8220;Biasakan diri anda untuk terus bersedekah, baik dalam jumlah kecil maupun besar. Karena, dalam sedekah itu ada sepuluh manfaat; lima akan diberikan di dunia, dan lima lagi akan diberikan di akhirat kelak.<br />
Adapun lima manfaat yang akan diberikan di dunia adalah: Dapat mensucikan harta, mensucikan badan dari perbuatan dosa, dapat menolak beragam bencana dan penyakit, memberikan kebahagiaan kepada orang miskin dan tidak ada perbuatan paling mulia selain memberikan kebahagiaan kepada sesama muslim, serta harta kekayaan akan lebih berkah, juga rizki akan lebih melimpah.<br />
Adapun lima manfaat yang akan diperoleh kelak di akhirat adalah: sedekah akan menjadi pelindung dari teriknya sengatan matahari kelak, akan memperberat timbangan kebaikan, dapat membantu melewati shirat (jembatan akhirat), dapat menambah ketinggian derajat di surga kelak dan  akan memperoleh ridha dari Allah.<br />
Bahkan dalam sebuah hadits riwayat Imam Ahmad dan Hakim disebutkan: &#8220;Seseorang tidak dapat bersedekah, melainkan ia telah dapat melepaskan ikatan dan godaan tujuh puluh setan&#8221;.<br />
Mari kita budayakan gemar bersedekah dalam kondisi apapun, karena di antara ciri orang bertaqwa adalah orang yang tetap bersedekah baik ketika lapang maupun sempit, ketika suka maupun duka (QS. Ali Imran: 133, 134).<br />
Jangan sampai penyesalan itu datang belakangan sebagaimana firman Allah: &#8220;Dan sedekahkanlah sebagian dari apa yang telah Kami berikan kepadamu sebelum datang kematian kepada salah seorang di antara kamu; lalu ia berkata: &#8220;Ya Rabb-ku, mengapa Engkau tidak menangguhkan (kematian)ku sampai waktu yang dekat, yang menyebabkan aku dapat bersedekah dan aku termasuk orang-orang yang saleh?&#8221; (QS. Al-Munafiqun: 10).<br />
Dengan gemar bersedekah, insya Allah hidup kita semakin berkah dunia akhirat. Semoga.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/azmiel.wordpress.com/18/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/azmiel.wordpress.com/18/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/azmiel.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/azmiel.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/azmiel.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/azmiel.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/azmiel.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/azmiel.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/azmiel.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/azmiel.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/azmiel.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/azmiel.wordpress.com/18/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azmiel.wordpress.com&blog=3289172&post=18&subd=azmiel&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://azmiel.wordpress.com/2008/02/19/dengan-sedekah-hidup-lebih-berkah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/90a4de0add054bb03b285380403d01d9?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">azmiel</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Berawal Dari Mimpi</title>
		<link>http://azmiel.wordpress.com/2008/02/12/berawal-dari-mimpi/</link>
		<comments>http://azmiel.wordpress.com/2008/02/12/berawal-dari-mimpi/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 12 Feb 2008 04:04:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>azmiel</dc:creator>
				<category><![CDATA[inspirasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://azmiel.wordpress.com/2008/02/12/berawal-dari-mimpi/</guid>
		<description><![CDATA[by Chandra (www.myquran.com)
Kenyataan hari ini adalah impian hari kemarin
(Imam Asy Syahid Hasan Al Banna)
Sahabatku…
Jika engkau mau membaca sejarah biografi tokoh-tokoh ternama. Maka engkau akan temukan bahwa apa yang telah mereka ciptakan berawal dari mimpi.
Ketika aku mencari nama orang yang bisa mengenali dan menghidupkan impiannya, saya berpikir tentang visioner dan pioner mobil Henry Ford. Dia menyatakan, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azmiel.wordpress.com&blog=3289172&post=17&subd=azmiel&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>by Chandra (www.myquran.com)</p>
<p>Kenyataan hari ini adalah impian hari kemarin<br />
(Imam Asy Syahid Hasan Al Banna)</p>
<p>Sahabatku…<br />
Jika engkau mau membaca sejarah biografi tokoh-tokoh ternama. Maka engkau akan temukan bahwa apa yang telah mereka ciptakan berawal dari mimpi.</p>
<p>Ketika aku mencari nama orang yang bisa mengenali dan menghidupkan impiannya, saya berpikir tentang visioner dan pioner mobil Henry Ford. Dia menyatakan, &#8220;Semua rahasia hidup yang berhasil adalah menemukan apa yang ditentukan nasib pada kita, dan kemudian melakukannya.&#8221;</p>
<p><span id="more-17"></span></p>
<p>Orang-orang lainnya berani bermimpi dan mereka sukses. Beethoven menyadarkan dunia akan kemampuan hebatnya dalam musik ketika dia membuat sejumlah simfoni, dan ini terjadi setelah dia kehilangan pendengarannya. Charles Dickens dulunya bermimpi untuk menjadi seorang penulis dan akhirnya dia menjadi novelis yang bukunya paling banyak dibaca orang di Inggris pada zaman Victoria &#8211; meskipun dia dilahirkan di keluarga miskin.</p>
<p>Thomas Edison melamunkan sebuah lampu yang bisa dihidupkan dengan listrik, memulai dari tempat ia berdiri untuk mengubah impiannya menjadi tindakan. Dan walaupun dia menemui lebih dari sepuluh ribu kegagalan, dia tetap memegang teguh impiannya sampai dia menjadikannya sebuah kenyataan fisik. Pemimpi praktis pantang menyerah!</p>
<p>Wright bersaudara memimpikan sebuah mesin yang bisa terbang di udara. Sekarang setiap orang bisa melihat bukti di seluruh dunia bahwa impian mereka menjadi kenyataan.</p>
<p>Marconi memimpikan satu sistem untuk mengendalikan kekuatan ether yang tidak kelihatan. Bukti bahwa impiannya tidak sia-sia bisa ditemukan pada setiap pesawat radio dan televisi di seluruh dunia. Mungkin Anda tertarik untuk mengetahui bahwa &#8220;teman-teman&#8221; Marconi menyuruh agar dia di kurung dan di periksa di sebuah rumah sakit jiwa ketika ia mengumumkan bahwa dia telah menemukan prinsip yang bisa digunakan untuk mengirim berita melalui udara tanpa bantuan kabel atau sarana fisik komunikasi langsung lainnya.</p>
<p>Menurut Jhon C. Maxwell sebuah impian bisa melakukan banyak hal kepada kita:<br />
Pertama, impian menunjukkan arah kepada kita. Ia bisa berperan sebagai kompas, memberitahu kita arah mana yang harus ditempuh. Hingga kita mengenali arah yang benar itu, kita tidak akan pernah mengetahui apakah langkah kita benar-benar merupakan kemajuan. Langkah kita mungkin membawa kita ke belakang dan bukan ke depan. Jika engkau bergerak ke sembarang arah selain menuju impianmu, engkau akan kehilangan kesempatan-kesempatan yang diperlukan untuk mencapai kesuksesan.</p>
<p>Kedua, impian meningkatkan kekuatan kita. Tanpa impian, kita mungkin harus berjuang keras untuk melihat kekuatan yang ada dalam diri kita karena kita tidak bisa melihat situasi di luar keadaan kita saat ini. Akan tetapi dengan impian, kita mulai memandang diri kita dalam cahaya baru, karena mempunyai kekuatan yang lebih besar dan mampu merentangkan dan berkembang untuk mencapainya. Setiap kesempatan yang kita temui, setiap sumber yang kita dapatkan, setiap talenta yang kita kembangkan, menjadi bagian kekuatan kita untuk tumbuh ke arah impian itu. Semakin besar impian, semakin besar pula kekuatannya.</p>
<p>Ketiga, impian membantu kita menentukan prioritas. Impian memberi kita harapan untuk masa depan, dan ia juga memberi kita kekuasaan di saat ini. Impian membuat kita memprioritaskan segala sesuatu yang kita lakukan. Seseorang yang memiliki impian mengetahui apa yang akan atau harus dikorbankannya agar bisa maju. Dia mampu mengukur segala sesuatu yang dikerjakannya apakah membantu atau menghambat impian itu, memusatkan perhatiannya pada hal-hal yang membawanya lebih dekat pada impian itu dan memberi sedikit perhatian pada hal-hal sebaliknya.</p>
<p>Keempat, impian menambah nilai pada pekerjaan kita. impian menempatkan segala yang kita lakukan ke dalam perspektif. Bahkan tugas-tugas yang tidak menyenangkan menambah nilai saat kita mengetahui hal itu memberi kontribusi pada pemenuhan impian. Setiap aktivitas menjadi bagian penting di dalam gambar yang lebih besar itu.</p>
<p>Kelima, impian meramal masa depan kita. ketika kita mempunyai impian, kita bukan hanya penonton yang duduk di belakang dan mengharapkan segala sesuatu berubah membaik. Kita harus aktif ikut serta dalam membentuk tujuan dan arti hidup kita. Angin perubahan tidak begitu saja meniup ke sini dan ke sana. Impian kita, ketika dilanjutkan, mungkin sekali merupakan peramal masa depan kita.</p>
<p>Sahabatku…<br />
Ada perbedaan antara mengangankan suatu benda dan siap menerimanya. Tidak ada seorang pun siap untuk sesuatu sampai dia yakin akan memperolehnya. Keadaan pikiran harus penuh keyakinan bukan hanya berharap atau mengangankan. Keadaan pikiran yang terbuka sangat penting untuk keyakinan. Pikiran yang tertutup tidak mengilhamkan keyakinan keberanian, atau kepercayaan.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/azmiel.wordpress.com/17/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/azmiel.wordpress.com/17/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/azmiel.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/azmiel.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/azmiel.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/azmiel.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/azmiel.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/azmiel.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/azmiel.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/azmiel.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/azmiel.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/azmiel.wordpress.com/17/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azmiel.wordpress.com&blog=3289172&post=17&subd=azmiel&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://azmiel.wordpress.com/2008/02/12/berawal-dari-mimpi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/90a4de0add054bb03b285380403d01d9?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">azmiel</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Work Because You Want To! Not Because You Have To!</title>
		<link>http://azmiel.wordpress.com/2008/01/19/work-because-you-want-to-not-because-you-have-to/</link>
		<comments>http://azmiel.wordpress.com/2008/01/19/work-because-you-want-to-not-because-you-have-to/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 19 Jan 2008 07:40:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>azmiel</dc:creator>
				<category><![CDATA[inspirasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://azmiel.wordpress.com/2008/01/19/work-because-you-want-to-not-because-you-have-to/</guid>
		<description><![CDATA[Oleh Lisa Nuryanti
Motivator dan Pemerhati Kepribadian
Ketika Firman mendengar bahawa dia diterima di salah satu perusahaan besar di Jakarta, dia bagaikan kejatuhan bulan. Semangatnya tinggi menggebu-gebu. Kepada semua orang dia menceritakan hal ini. Sungguh hal yang luar biasa baginya.
Tadinya dia merasa kecil melihat begitu banyaknya saingan yang mengikuti seleksi penerimaan karyawan. Mereka semua tampaknya hebat dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azmiel.wordpress.com&blog=3289172&post=14&subd=azmiel&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Oleh Lisa Nuryanti<br />
Motivator dan Pemerhati Kepribadian</p>
<p>Ketika Firman mendengar bahawa dia diterima di salah satu perusahaan besar di Jakarta, dia bagaikan kejatuhan bulan. Semangatnya tinggi menggebu-gebu. Kepada semua orang dia menceritakan hal ini. Sungguh hal yang luar biasa baginya.</p>
<p>Tadinya dia merasa kecil melihat begitu banyaknya saingan yang mengikuti seleksi penerimaan karyawan. Mereka semua tampaknya hebat dan banyak yang sudah berpengalaman kerja lebih dari lima tahun, sedangkan Firman baru memiliki pengalaman setahun lebih.<span id="more-14"></span></p>
<p>Hari pertama masuk kerja, dia datang 40 menit lebih awal. Luar biasa! Dia akan mulai bekerja di bagian personalia. Mulailah Firman meniti karirnya. Minggu kedua, kantor mengadakan acara rapat kerja bagian personalia yang diadakan tiap tiga bulan.</p>
<p>Setiap tiga bulan bagian personalia harus melakukan proses penerimaan karyawan baru, karena pertukaran karyawan sangat tinggi terutama di bagian penjualan. Proses ini meliputi pemasangan iklan, proses seleksi calon karyawan secara tertulis, wawancara kerja, evaluasi, penerimaan, proses pendidikan karyawan baru dan sebagainya.</p>
<p>Firman mulai bekerja sekitar pukul tujuh tiga puluh dan selesai pukul delapan malam, tapi rasanya pekerjaannya tidak pernah selesai. Bulan kedua bekerja dia jatuh sakit selama dua hari.</p>
<p>Bulan ketiga dia hampir sakit lagi, untung tidak parah. Bulan kelima dia sudah merasa kelelahan. Firman merasa sudah bekerja mati-matian tapi hasilnya tidak ada. Sia-sia. Dia pun mulai putus asa.</p>
<p>Dalam keadaan seperti itu dia kemudian ingat Indra. Indra adalah temannya sejak kecil. Waktu kecil Indra sangat gemuk sehingga tidak bisa lari cepat. Ketika remaja, Indra masih sangat gemuk dan semakin tidak kuat berlari.</p>
<p>Suatu hari Indra ditantang oleh guru olahraganya untuk mengikuti grup lari marathon karena mereka masih kekurangan orang. Semua orang mencegah Indra, semua orang mengatakan bahwa dia bukan calon pelari marathon yang baik.</p>
<p>Tapi Indra merasa tertantang. Dia ingin membuktikan bahwa pandangan teman-temannya salah. Dia senang dan bersemangat mengikuti latihan. Apalagi guru olahraganya bersedia memberikan latihan tambahan khusus untuk membantunya. Indra mulai menjalani latihan. Ternyata tidak mudah. Dia harus berlatih setiap pagi sebelum sekolah dan malam hari. Pertama kali latihan lari seluruh badannya sakit dan keesokan harinya hampir tidak bisa berjalan. Untuk jalan sakit, duduk sakit, bergerak sedikit sakit. Benar-benar menderita.</p>
<p>Tapi setelah beberapa bulan Indra tidak lagi seperti itu. Ototnya mulai semakin kuat. Napasnya semakin panjang. Lemak ditubuhnya juga berkurang jauh. Empat setengah tahun kemudian dia menjadi pelari marathon yang tangguh.</p>
<p>Mulai menikmati</p>
<p>Semangat Firman yang mulai kendor segera meningkat lagi ketika dia ingat tentang perjuangan Indra. Segera dia menetapkan hatinya lagi untuk melatih dirinya. Dia sadar bahwa tujuannya bekerja adalah untuk meniti karir, bukan untuk santai atau bekerja malas-malasan.</p>
<p>Berbulan-bulan dia membiasakan dirinya untuk tetap mulai bekerja pukul tujuh tiga puluh pagi dan pulang pukul delapan malam. Dia tidak main-main dengan waktu. Orang lain pulang malam karena menunggu agar jalanan tidak macet lagi sehingga mereka menunggu sambil ngrumpi, atau bergosip.</p>
<p>Tapi Firman pulang malam karena bekerja. Lama kelamaan cara kerjanya tidak lagi terasa berat. Dia mulai menikmatinya. Semua orang menjulukinya sebagai setan kerja, tapi Firman tetap dengan kebiasaan kerjanya. Dia merasakan staminanya meningkat. Dia tidak sering sakit lagi seperti dulu.</p>
<p>Untunglah Indra membantu memberikan nasehat agar tidak meninggalkan olah raga. Setiap Sabtu dan Minggu, Firman ikut Indra ke Gelora Senayan untuk ikut lari pagi. Memang sekarang Indra bukan lagi pelari marathon karena sudah bekerja. Tapi setiap pagi dia masih melakukan kebiasaannya lari pagi selama satu jam sebelum berangkat ke kantor.</p>
<p>Dua bulan yang lalu Firman dipromosikan sebagai junior manager. Firman berniat tidak akan mengubah kebiasaan kerjanya. Dia ingin memberi contoh kepada semua orang terutama kepada karyawan baru bahwa bekerja lebih giat pasti ada hasilnya.</p>
<p>Bahkan sekarang sudah ada empat orang yang mulai mengikuti jejaknya dan dapat merasakan kepuasan bekerja mereka meningkat.</p>
<p>Firman berhasil membuktikan pada dirinya bahwa jika memiliki niat dan melakukannya, maka akan terasa lebih ringan dan lebih mudah, dibandingkan dengan bekerja karena terpaksa.</p>
<p>Beberapa orang yang malas berkata bahwa meskipun rajin, toh gajinya tidak naik. Tapi Firman tidak mau menanggapinya. Dia yakin bahwa jerih payahnya tidak akan sia-sia. Mungkin untuk suatu saat tertentu kelihatannya seakan-akan tidak ada gunanya, tapi dia memiliki pandangan bahwa kerajinannya tidak ditentukan oleh besarnya gaji. Dia rajin karena ingin rajin. Titik!</p>
<p>Firman tidak mau keadaan mengaturnya sehingga dia kehilangan kebiasaan baiknya. Tidak peduli apapun yang terjadi, apakah ada atasan atau tidak, dia tetap rajin. Tidak peduli apakah ada kenaikan gaji atau tidak, dia tetap rajin. Kerajinannya ditentukan oleh dirinya sendiri. Be Professional! Work Because You Want To! Not Because You Have To!</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/azmiel.wordpress.com/14/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/azmiel.wordpress.com/14/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/azmiel.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/azmiel.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/azmiel.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/azmiel.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/azmiel.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/azmiel.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/azmiel.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/azmiel.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/azmiel.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/azmiel.wordpress.com/14/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azmiel.wordpress.com&blog=3289172&post=14&subd=azmiel&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://azmiel.wordpress.com/2008/01/19/work-because-you-want-to-not-because-you-have-to/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/90a4de0add054bb03b285380403d01d9?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">azmiel</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>